WARTA HUMAS POLRI

Pulihkan Akses Mobilitas Masyarakat Pasca Bencana, BKO Sat Brimob Polda Kaltim Bantu Bersihkan Jalan Desa di Sawang Aceh Utara

Aceh Utara - Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana terus ditunjukkan oleh Personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur yang bertugas di wilayah hukum Polda Aceh. Pada Rabu (11/02/26), satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Brimob dikerahkan untuk membantu pemulihan akses jalan desa di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Dipimpin langsung oleh Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H., personel BKO Brimob melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan jalan lorong Dusun Teungoh, Gampong Gleedagang, yang sebelumnya tertutup material lumpur, tumpukan sampah, serta sisa-sisa pohon tumbang akibat bencana alam.

Setibanya di lokasi sesuai ploting wilayah tugas, personel Brimob dengan penuh semangat dan kebersamaan langsung melakukan pembersihan menggunakan peralatan manual maupun alat pendukung lainnya. Upaya ini dilakukan guna memastikan akses transportasi masyarakat kembali terbuka dan dapat dilalui dengan aman.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan Brimob Polri dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur dasar masyarakat pascabencana, khususnya di wilayah pedesaan yang terdampak cukup parah.

Sementara itu secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan personelnya di Aceh merupakan wujud nyata pengabdian Brimob kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Bakti Brimob untuk Masyarakat.

Menurutnya, pemulihan akses jalan desa memiliki peran vital dalam mendukung kembali aktivitas sosial dan perekonomian warga setempat. Kehadiran Brimob tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelopor dalam kegiatan kemanusiaan.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat bangkit pascabencana. Membersihkan akses jalan adalah langkah penting agar roda kehidupan warga dapat kembali berjalan normal,” ungkap Kombes Pol Andy Rifai.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga kesehatan, mengedepankan sikap humanis, serta menjadikan setiap tugas kemanusiaan sebagai bentuk pengabdian tulus kepada bangsa dan negara.

“Jarak wilayah bukan penghalang untuk menebar kepedulian. Teruslah berbuat yang terbaik, jaga integritas, dan tanamkan semangat pengabdian. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” tutupnya. (DEGE)

Lebih baru Lebih lama