WARTA HUMAS POLRI

Wakapolres Kukar Pimpin Apel Operasi Keselamatan Mahakam 2026, Fokus Tekan Pelanggaran Lalu Lintas



Kutai Kartanegara — Polres Kutai Kartanegara menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Mahakam Tahun 2026 di halaman Mako Polres Kutai Kartanegara, Senin (2/2/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapan jajaran kepolisian bersama instansi terkait dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Apel dipimpin oleh Wakapolres Kutai Kartanegara Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, S.I.K., M.H., serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sejumlah pejabat dan perwakilan instansi turut hadir, di antaranya Asisten I Pemkesra Kabupaten Kutai Kartanegara Akhmad Taufik Hidayat, unsur Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Jasa Raharja, Pemadam Kebakaran, Senkom, serta para pejabat utama dan personel Polres Kutai Kartanegara.

Dalam amanatnya, Wakapolres menegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung dalam rangka Operasi Keselamatan Mahakam 2026 yang dilaksanakan mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Ketupat 2026.”

Ia menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Mahakam merupakan operasi kepolisian kewilayahan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib, khususnya di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara.

Berdasarkan data dua tahun terakhir, terjadi peningkatan pelanggaran lalu lintas berupa tilang dan teguran. Pada 2024 tercatat lima kasus tilang, sementara pada 2025 meningkat menjadi 137 kasus. Teguran lalu lintas juga mengalami kenaikan dari 1.072 kasus pada 2024 menjadi 1.375 kasus pada 2025. Meski demikian, angka kecelakaan lalu lintas justru menunjukkan tren penurunan.

“Peningkatan pelanggaran dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran berlalu lintas, meningkatnya volume kendaraan, serta intensitas penegakan hukum. Namun, dari sisi kecelakaan lalu lintas dan korban luka berat justru mengalami penurunan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2026, Polres Kutai Kartanegara akan mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan represif. Adapun sasaran prioritas meliputi penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, berboncengan lebih dari satu orang, melawan arus, melebihi batas kecepatan, pengaruh alkohol, penggunaan knalpot tidak sesuai standar, hingga aksi balap liar.

Melalui operasi ini, kepolisian berharap dapat meningkatkan budaya disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sehingga berdampak pada menurunnya angka pelanggaran serta fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah Kutai Kartanegara.

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Mahakam 2026 berakhir pada pukul 08.35 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif. (DEGE)

Lebih baru Lebih lama