Tigaraksa – Kegiatan groundbreaking pembangunan Jembatan Garuda, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan gentengisasi resmi dimulai di Kampung Pabuaran Hilir, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Karya Bakti TNI AD yang dilaksanakan oleh Korem 052/Wijayakrama di bawah jajaran Kodam Jaya.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama jajaran TNI, di antaranya Pangdam Jaya, Danrem 052/Wijayakrama, serta Dandim 0510/Tigaraksa. Kehadiran para pimpinan ini menjadi bentuk komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.
Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Program ini diinisiasi melalui kolaborasi antara pemerintah dan TNI Angkatan Darat, dengan mengedepankan semangat kemanunggalan TNI bersama rakyat.
Jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa dengan Desa Budi Mulia, Kecamatan Cikupa, sehingga diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta distribusi barang dan jasa di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, perwakilan Forkopimcam menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dimulainya pembangunan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui program Karya Bakti menjadi solusi nyata dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan wujud nyata kepedulian negara melalui TNI AD. Kami berharap dalam waktu dua bulan ke depan jembatan ini dapat rampung dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain pembangunan jembatan, kegiatan ini juga mencakup program RTLH dan gentengisasi sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, sekaligus memperkuat kesejahteraan warga di wilayah Tigaraksa dan sekitarnya.
Karya Bakti TNI AD ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di tengah masyarakat melalui sinergi lintas sektor, dengan semangat TNI manunggal dengan rakyat, TNI untuk rakyat. (DEGE)

