Penunjukan Polda Kaltim sebagai penyelenggara dinilai karena Kalimantan Timur dianggap mampu melaksanakan event berskala nasional serta didukung situasi keamanan daerah yang kondusif.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yulianto, mengatakan kondisi keamanan yang stabil menjadi salah satu pertimbangan utama Mabes Polri menunjuk Kalimantan Timur sebagai lokasi penyelenggaraan Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026.
“Keamanan di Kalimantan Timur sangat kondusif, sehingga menjadi salah satu pertimbangan ditunjuknya Polda Kaltim sebagai tempat penyelenggaraan Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, para peserta mulai berdatangan ke Kalimantan Timur pada 15 Mei 2026. Selanjutnya, pada 16 Mei akan dilaksanakan verifikasi keabsahan peserta, technical meeting, dan timbang badan.
Pertandingan kategori Polri dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 18 Mei 2026. Sementara kategori Umum Senior akan digelar pada 19 Mei dan partai final berlangsung pada 20 Mei 2026.
Kejuaraan ini diikuti total 471 atlet, terdiri dari 343 peserta kategori Polri dan 146 peserta kategori Umum Senior. Selain itu terdapat 106 ofisial, sehingga total kontingen yang hadir mencapai sekitar 591 orang.
Pada kategori Polri, nomor yang dipertandingkan untuk putra meliputi kelas 60 kg, 66 kg, 73 kg, 81 kg, 90 kg, 100 kg, dan di atas 100 kg. Sedangkan kelas putri mempertandingkan nomor 52 kg, 57 kg, 63 kg, 70 kg, 78 kg, dan di atas 78 kg.
Selain pertandingan judo, kejuaraan ini juga mempertandingkan nomor beladiri Polri putra dan putri.
Untuk kategori Umum Senior, pertandingan akan diikuti atlet dari berbagai kelas putra dan putri, mulai kelas 45 kg hingga di atas 100 kg.
Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 diikuti oleh 29 Polda dan empat satuan kerja Mabes Polri, yakni Korps Brigade Mobil, Akademi Kepolisian, SSDM Polri, serta Sepolwan Lemdiklat Polri.
Sementara itu, Pengprov PCSI Kaltim turut mengirimkan 23 atlet yang akan tampil di seluruh kelas pertandingan.
Polda Kaltim berharap pelaksanaan Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan sukses, sekaligus menjadi ajang pembinaan atlet judo nasional serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui olahraga.
Jurnalis- Iwan
Penerbit- H.Dege
