WARTA HUMAS POLRI

LSM KEW Bentuk Tim Khusus Awasi SPMB 2026, Pastikan Penerimaan Siswa Baru Berjalan Kondusif

Balikpapan, - Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD dan SMP Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Balikpapan, Lembaga Swadaya Masyarakat Kaltim Education Watch (LSM KEW) menyiapkan tim khusus untuk melakukan monitoring selama proses penerimaan peserta didik baru berlangsung.

Pelaksanaan SPMB dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026. LSM KEW menilai pengawasan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, diperlukan agar seluruh tahapan penerimaan siswa baru berjalan transparan, tertib, dan sesuai ketentuan.

Ketua LSM KEW, Edy Yudohandana, mengatakan pihaknya akan menurunkan tim ke sejumlah sekolah untuk memantau jalannya SPMB, baik saat proses pendaftaran maupun setelah pengumuman hasil seleksi.

“Insya Allah kami telah menyiapkan tim khusus untuk melakukan monitoring di sekolah-sekolah baik saat SPMB berlangsung maupun berakhir. Tentunya untuk memastikan bahwa pelaksanaannya berjalan aman dan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Edy, Rabu (3/6/2026).

Menurut Edy, pengalaman pelaksanaan penerimaan siswa baru pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan masih adanya persoalan terkait keterbatasan daya tampung sekolah negeri, khususnya jenjang SMP.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut sering memicu keresahan di tengah masyarakat karena banyak orang tua yang tetap menginginkan anaknya bersekolah di SMP negeri meskipun tidak lolos seleksi melalui jalur domisili, afirmasi, prestasi maupun mutasi.

“Setiap tahun persoalan yang muncul hampir sama, yakni terkait daya tampung SMP negeri yang dianggap belum mencukupi. Akibatnya, muncul berbagai upaya agar siswa tetap bisa diterima di sekolah negeri meskipun telah tereliminasi melalui jalur yang tersedia,” katanya.

Namun demikian, Edy mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Balikpapan bersama DPRD Kota Balikpapan yang terus menambah fasilitas pendidikan guna menjawab kebutuhan masyarakat.

Saat ini, Kota Balikpapan telah memiliki 28 SMP Negeri yang tersebar di berbagai kecamatan. Selain itu, SMP Negeri 27 di Kecamatan Balikpapan Tengah dan SMP Negeri 28 di Kecamatan Balikpapan Timur dikabarkan mulai dioperasikan pada tahun 2026.

“Alhamdulillah Pemkot Balikpapan dan DPRD Kota Balikpapan telah menjawab kebutuhan masyarakat dengan penambahan sekolah negeri di beberapa kecamatan,” ungkapnya.

Meski penambahan sekolah belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan daya tampung, Edy menilai langkah tersebut telah memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang menginginkan akses pendidikan negeri bagi anak-anak mereka.

Ia juga menyebutkan bahwa pembangunan SMP Negeri 29 di kawasan Perumahan Grand City masih terus berjalan dan diperkirakan selesai pada akhir 2026.

LSM KEW berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berlangsung lebih tertib dan minim polemik, seiring bertambahnya kapasitas sekolah negeri serta meningkatnya kesadaran seluruh pihak untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan

“Harapan kami, dengan bertambahnya sekolah negeri dan pengawasan dari berbagai pihak, pelaksanaan SPMB 2026 di Balikpapan dapat berjalan lancar, adil, dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” tutup Edy. (Ydar)

Lebih baru Lebih lama