BALIKPAPAN — Ketua Umum Tameng Adat Borneo Balikpapan, Basuki Rahmat, S.KM., M.H., yang lebih dikenal dengan sapaan Panglima Ibas, menerima kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan media lokal dan nasional di salah satu kedai Roti Tiam, Jalan MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Silaturahmi tersebut dilakukan Direktur Utama Jurnal Mabes Polri dan Warta Humas Polri, H. Dg Malinta DS, yang juga dipercaya sebagai Pimpinan Umum media lokal Kaltim News dan Derap Kalimantan. Dalam kunjungan tersebut, H. Dg Malinta DS didampingi Wakil Direktur Utama, H. Dg Mappoji Hamdan DS, serta Kepala Perwakilan Kaltim, Iwan Junaidi.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara organisasi masyarakat adat dan insan pers, khususnya dalam membangun hubungan yang positif di tengah dinamika sosial masyarakat Kalimantan Timur.
Panglima Ibas menyambut baik kedatangan jajaran pimpinan media tersebut. Ia menilai silaturahmi dan komunikasi yang terbuka merupakan bagian penting dalam membangun sinergi antara organisasi masyarakat adat dengan media.
Dalam pertemuan itu, peran media juga menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian. Media dinilai memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara berimbang, akurat, dan bertanggung jawab, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik.
H. Dg Malinta DS menyampaikan bahwa hubungan baik antara media, tokoh masyarakat, dan organisasi adat perlu terus dibangun melalui komunikasi yang sehat dan konstruktif. Menurutnya, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pemberitaan yang memberikan edukasi dan manfaat bagi masyarakat.
Silaturahmi tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan antara Tameng Adat Borneo dan jajaran media lokal maupun nasional, sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas dalam menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat di Kalimantan Timur.
Pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban, ditutup dengan komitmen untuk terus menjaga komunikasi, silaturahmi, serta hubungan baik antara organisasi masyarakat adat dan insan pers. (Red)
