KUTAI KARTANEGARA – Seorang nelayan dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Tamapole, RT 02, Kelurahan Tamapole, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Hingga Senin (2/3/2026) malam, korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasatpolairud) Polres Kutai Kartanegara, AKP Benedict Jaya S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dan langsung mengerahkan personel untuk melaksanakan bantuan pencarian dan pertolongan (SAR) di lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Udi (36), warga Muara Ulu Kecil RT 12, Kelurahan Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa. Berdasarkan keterangan saksi yang juga istri korban, Sukmawati (31), peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (1/3/2026).
“Korban berangkat seorang diri menggunakan perahu dari Muara Ulu Kecil menuju Muara Kembang. Saat melintasi perairan Sungai Tamapole, cuaca dilaporkan dalam kondisi hujan disertai petir. Diduga perahu yang digunakan korban tenggelam di lokasi tersebut,” ujar AKP Benedict.
Sekitar pukul 20.30 Wita pada hari yang sama, korban belum kembali dan dinyatakan hilang. Laporan kemudian diteruskan kepada pihak berwenang untuk dilakukan pencarian.
Dalam operasi pencarian tersebut, dua personel Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, yakni Bripka Andri Wibowo dan Bripka Dwika Satryawan, diterjunkan ke lokasi untuk bergabung dengan unsur SAR gabungan.
Tim SAR gabungan terdiri dari Direktorat Polairud Polda Kaltim, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, TNI AL Patkamla Lamaru, Basarnas Balikpapan, Damkar Muara Jawa, serta relawan dan masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian. Situasi di lapangan dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi air, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca serta menggunakan perlengkapan keselamatan saat beraktivitas di perairan guna mencegah terjadinya insiden serupa. (DEGE)

