Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat”, Operasi Patuh Mahakam 2026 mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis. Langkah tersebut disertai penegakan hukum secara elektronik serta pemberian teguran simpatik kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran.
Dalam amanatnya, disampaikan bahwa hasil evaluasi Operasi Patuh menunjukkan jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2025 tercatat sebanyak 11 kejadian, turun dibandingkan 18 kejadian pada 2024. Namun, jumlah korban meninggal dunia justru meningkat dari nihil pada 2024 menjadi tiga orang pada 2025.
Di sisi lain, jumlah penindakan pelanggaran meningkat dari 2.424 pada 2024 menjadi 4.009 pada 2025. Sementara itu, pemberian teguran naik dari 5.500 menjadi 6.613.
Data tersebut menjadi perhatian serius bagi seluruh jajaran agar pelaksanaan operasi tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mampu menekan risiko kecelakaan dan menyelamatkan nyawa pengguna jalan.
Seluruh personel yang terlibat diminta mengutamakan langkah pencegahan, meningkatkan koordinasi dan sinergi lintas instansi, serta memberikan contoh kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Pemanfaatan teknologi dan media sosial juga didorong untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Kehadiran Polri dalam operasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.
“Polri hadir bukan untuk ditakuti, melainkan untuk melindungi, mengayomi, melayani, dan menjadi mitra masyarakat dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas,” demikian penegasan dalam amanat pimpinan apel.
Melalui Operasi Patuh Mahakam 2026, Polda Kalimantan Timur berharap kesadaran dan kedisiplinan masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang tertib, aman, lancar, dan berkeselamatan.
Operasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan budaya berlalu lintas yang bertanggung jawab di Kalimantan Timur. (A.Iwan)
